Poster
Tampilkan postingan dengan label NMDP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NMDP. Tampilkan semua postingan
- Unknown
-
Jumat, 04 April 2014
-
0 Comments
Manfaat menyusui bagi bayi
• Pemberian ASI pertama setelah bayi lahir sangat baik untuk diberikan. Karena kolostrum banyak mengandung zat kekebalan yang melindungi bayi terhadap berbagai penyakit dan infeksi.
• Bayi yang diberi ASI eksklusif selam enam bulan jarang menderita sakit, terutama untuk mengurangi risiko penyakit yang sering diderita bayi, seperti :
1. Bayi yang diberi ASI akan terhindar dari muntah, diare, gastroenteritis, sembelit kronis, kolik, dan gangguan perut lainnya.
2. Dapat menghindarkan risiko infeksi telinga, penyakit pernapasan, pneumonia, bronchitis, infeksi ginjal, septikemia (keracunan darah)
3. Bisa juga mencegah sindrom kematian bayi mendadak atau yang sering disebut sebagai SIDS.
4. Ada juga penyakit yang sering dialami oleh bayi, yakni meningitis, botulisme, limfoma masa kanak-kanak dan penyakit crohn.
5. Pada umumnya anak di umur 1 tahun sudah tumbuh gigi. ASI juga bermanfaat bagi pertumbuhan gigi bayi dan menghindari kerusakan gigi berlubang pada bayi.
6. Dan penyakit berbahaya yang paling ditakutkan oleh para orang tua adalah penyakit jantung.
• ASI selalu steril dan terbebas dari kuman, karena ada unsur dalam ASI yang menghancurkan berbagai bakteri, seperti E coli, Salmonella, Shigella, Streptokokus, Pneumokokus, dan masih banyak lainnya.
• Dapat mengurangi obesitas pada bayi.
• Menyusui dapat merangsang perkembangan rahang dan struktur wajah, dapat meningkatkan pertumbuhan gigi yang tegak dan dapat meningkatkan penglihatannya di kemudian hari.
Manfaat menyusui bagi Ibu
• Mengurangi risiko kanker
Ibu, ternyata dengan menyusui dapat membantu mencegah risiko kanker payudara yang banyak ditakuti oleh kaum wanita. Mengapa bisa mencegah dari risiko kanker? Karena kanker biasanya didorong oleh hormon estrogen dalam tubuh. Selama menyusui, hormon estrogen dalam tubuh menurun, sehingga menurunkan juga risiko kanker payudara.
Ibu yang menyusui dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebanyak 25 persen. Semakin panjang durasi menyusui, maka akan semakin baik untuk menurunkan risiko terserang kanker. Oleh karena itu, apabila Ibu bisa menyusui sampai usia anak dua tahun, tentu akan semakin baik.
• Mengurangi risiko hipertensi dan penyakit jantung
Penyakit jantung merupakan penyakit yang berbahaya dan paling ditakuti banyak pria. Namun penyakit ini bukan hanya diderita oleh kaum pria saja, wanita juga bisa terkena. Untuk mencegahnya, Ibu bisa mengambil manfaat dari proses menyusui. Hal ini terbukti dari penelitian yang menunjukkan bahwa menyusui ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung wanita.
• Mengurangi risiko osteoporosis
Menyusui ternyata juga dapat mengurangi risiko terjadinya osteoporosis. Ibu yang tidak menyusui bayinya memiliki risiko terkena osteoporosis empat kali besar daripada Ibu yang menyusui.
• Menurunkan risiko diabetes
Menurut penelitian, Ibu yang menyusui bayinya dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 4 sampai 12 persen setiap tahunnya.
• Sebagai KB alami
Dengan Ibu menyusui buah hati, maka hal ini dapat berpengaruh terhadap kesuburan Ibu, sehingga Ibu tidak dapat hamil untuk sementara waktu. Berapa lama seorang wanita kembali subur tergantung pada pola menyusui bayinya dan kecenderungan tubuhnya sendiri.
- Unknown
-
Kamis, 03 April 2014
-
0 Comments
Logo National Multi Development Project
terdapat keris singinjai dimana keris ini merupakan keris asli Jambi diartikan sebagai kekuatan yang menopang acara NMDP

- Unknown
-
Rabu, 02 April 2014
-
0 Comments
JABARAN KEGIATAN
Rangkaian Acara National Roadshow ISMKI
2014adalah sebagai berikut :
a. Penyampaian
materi (materi dan rinciannya terlampir)
b. TALKSHOW
à
Kondisi Indonesia saat ini berikut peran yang harus dimainkan mahasiswa
kedokteran sebagai aplikasi pergerakan mahasiswa kedokteran.
c. Kunjungan
ke berbagai institusi atau instansi dan penyampaian materi. Penyampaian materi
ini terkait isu yang diangkat oleh bidang CE dan HPS. Isu tersebut adalah
Kesehatan Ibu dan Anak. Dalam acara ini materi akan disampaikan dalam bentuk
kuliah dan diskusi. Selain itu peserta juga akan dilatih terkait pencerdasan
isu serta dapat menyampaikan ide kreatif dan inovatifnya terkait isu tersebut
dalam FGD dan SGD. Konsep kegiatan ini akan dibuat moving class (berpindah institusi atau instansi) dengan satu
pemateri dan satu moderator pada setiap materi yang akan memimpin jalannya
acara. Waktu yang disediakan adalah 120 menit untuk kuliah dan diskusi serta 90
menit untuk FGD dan SGD. Dalam kegiatan ini juga disediakan waktu 60 menit
untuk berkeliling dan kunjungan ke institusi atau instansi tersebut.
d. Pengaplikasian
materi dan pencerdasan isu. Dalam acara ini peserta akan dibawa ke lapangan
dimana terdapat fenomena seperti kasus yang diangkat. Peserta akan melakukan
pencerdasan isu kepada masyarakat terkait kasus yang diangkat. Sebagai contoh :
turun ke desa dimana masalah KIA masih menjadi masalah yang paling aktual dan crusialdi tempat tersebut dan turun ke
Rumah Sakit untuk meninjau secara langsung sistem pelayanan Rumah Sakit terkait
fenomena isu tersebut serta ketersediaan kasus-kasus di lapangan.Estimasi waktu
untuk acara ini adalah 2 x 120 menit.
e. Teamwork.
Dalam acara ini akan dilakukan berbagai permainan yang menguji ketangkasan dan
kerjasama antar peserta sehingga akan lebih menempa kemampuan peserta dalam
kerja kelompok. Jenis permainannya menyesuaikan dengan syarat permainan yang
melibatkan lebih dari satu orang dan dapat melatih kerjasama dalam tim serta
memicu peran aktif mahasiswa. Dalam permainan ini akan dipandu oleh seorang
pemandu yang sudah ahli di bidangnya. Estimasi waktu untuk acara ini adalah 180
menit.
f. Aplikasi
kebudayaan. Dalam acara ini peserta akan dibawa ke sebuah desa atau sanggar
yang masih melestarikan budaya Indonesia seperti alat musik dan tarian. Tidak
hanya melihat-lihat benda cagar budaya yang ada di tempat tersebut, peserta pun
juga dapat mengaplikasikannya dengan berlatih tarian atau alat musik yang akan
dipandu oleh instruktur di tempat tersebut.Estimasi waktu untuk acara ini
adalah 120 menit.
Langganan:
Postingan (Atom)




